Rabu, 01 Juni 2011

Conditional Sentence

Conditional (Kalimat Pengandaian) menjelaskan bahwa sebuah kegiatan bertentangan dengan kegiatan yang lain. Conditional yang paling umum adalah Real Conditonal dan Unreal Conditonal, kadang-kadang disebut juga if-clauses.
Real Conditional (sering juga disebut juga dengan Conditional Tipe I) yang menggambarkan tentang mengandai-andai sesuai dengan fakta.
Unreal Conditional (sering juga disebut sebagai Conditional Tipe II) yang menggambarkan tentang pengandaian yang tidak nyata atau berimajinasi.
Ada juga Conditional yang ke-3 yang sering disebut dengan Conditional Tipe III, digunakan sebagai penyesalan yang terjadi di masa lampau dan zero conditional, digunakan untuk mengekspresikan sesuatu yang sudah pasti benar.
Catatan: Jika  klausa "if" diletakkan di awal kalimat, kita harus menggunakan koma. Sebaliknya jika klausa "if" berada di belakang, maka tidak perlu ada koma
Zero Conditional
Digunakan untuk mengekspresikan kebenaran umum. Tense yang digunakan biasanya Present Simple Tense
Rumus
(Klausa IF)
(Induk Kalimat)
If you heat water to 100C,
it boils.
Atau
(Induk Kalimat)
(Klausa IF)
Water boils
if you heat it to 100C,
Contoh:
  • If you drop an apple, it falls. = An apple falls, if you drop it.
  • If you don't do your homework, I will be disappointed. = I will be disappointed, if you don't do your homework.
Catatan: Pada tipe ini, if sering digantikan dengan "when"
Conditional I
Digunakan untuk mengekspresikan pengandaian yang dibuat berdasarkan fakta di masa sekarang atau masa yang akan datang dan pengandaian ini bisa saja terjadi. Klausa if biasanya dalam bentuk Present Simple Tense.
Rumus
(Klausa IF)
(Induk Kalimat)
If I see you tomorrow,
I will buy you a drink.
Atau
(Induk Kalimat)
(Klausa IF)
I will buy you a drink
if I see you tomorrow.
Kita sering menggunakan unless yang artinya 'jika... tidak.
Rumus
(Klausa IF)
(Induk Kalimat)
Unless you hand in your homework,
I won't mark it.
Artinya
If you don't hand in your homework,
I won't mark it.
Atau
(Induk Kalimat)
(Klausa IF)
I won't mark your homework
unless you hand it in.
Artinya
I won't mark your homework
if you don't hand it in.
Catatan: Kita tidak pernah menggunakan will, atau won't dalam Klausa IF.
Contoh:
  • If I have time today, I will phone my friend. = I will phone my friend, if I have time today.
  • If I go to England, I will buy some Cheddar cheese. = I will buy some Cheddar cheese, if I go to England.
Conditional Tipe II
Digunakan untuk mengekspresikan situasi yang tidak nyata di masa sekarang atau masa yang akan datang. Tipe ini digunakan untuk mengekspresikan sebuah harapan. Tenses yang digunakan dalam klausa IF adalah Past Simple Tense.
Rumus
(Klausa IF)
(Induk Kalimat)
If I won the lottery,
I would buy a new house.
Atau
(Induk Kalimat)
(Klausa IF)
I would buy a new house
if I won the lottery.
Catatan: Jangan gunakan would atau wouldn't dalam Klausa IF.
Contoh:
·         If I were you, I wouldn't do that. = I wouldn't do that, if I were you.
·          If I had more time, I would do more on my websites. = I would do more on my websites, if I had more time.
Conditional Tipe III
Digunakan untuk mengekspresikan sebuah kondisi di masa yang lampau yang tidak mungkin akan terjadi lagi. Sering digunakan untuk mengkritik atau penyesalan. Tenses yang digunakan dalam Klausa IF adalah Past Perfect Tense.
Rumus
(Klausa IF)
(Induk Kalimat)
If I had worked harder,
I would have passed my exam.
If I had worked harder,
I could have passed my exam.
If I had worked harder,
I should have passed my exam.
Atau
(Induk Kalimat)
(Klausa IF)
I would have passed my exam
if I had worked harder.
I could have passed my exam
if I had worked harder.
I should have passed my exam
if I had worked harder.
Catatan: Jangan gunakan would have atau wouldn't have, dll dalam Klausa IF.
Contoh:
  • If I hadn't helped you, you would have failed. = You would have failed, if I hadn't helped you.
  • If it had been sunny, we could have gone out. = We could have gone out, if it had been. 

TULUS

Tersenyum tak harus bermulut seperti matahari
Senyum hayalah garis pada bibir
Namun di ujung bibir tersimpan banyak makna
Secara spontan suka cita dating dalam diri
            Ketika sesuatu diraih
            Kehadirannya tak lagi di anggap penting
            Tersenyumlah karena kepentinganmu
            Kepentingan tanpa pamrih
            Iklaskanlah senyummu
            Namun berhati-hatilah
            Karena, senyum dan ketulusan
            Seperti musang berbulu ayam
 http://tiyaraepradiktas.blogspot.com/2011/04/tulus.html

HASRAT

     Cinta diuji dengan penegorbanan dan takut dengan rasa kehilangan. Iman diuji dengan godaan dan kesulitan. Kualitas seseorang ditentukan oleh seberapa bening cinta di pelihara dan seberapa kokoh iman dapat dipertahankan. Berapa banyak orang yang menyatakan cinta namun tidak mampu berkorban untuk orang lain, justru menuntut orang lain berkorban untuk dirinya.
            Iman seseorang memeroleh ujian yang sesungguhnya bukan saat sembahyang di tempat ibadah tapi akan diuji saat berhadapan dengan realitas godaaan yang menantang dan menggiurkan. Jabatan, harta dan seks merupakan kekuatan yang dengan cepat dapat membuat cinta dan iman seseorang mengalami kerusakan. Gelar seseorang, profesi yang mulia  tidak menjadi jaminan kualitas cinta dan iman seseorang kuat, akan tetapi kualitas seseorang sangat ditentukan oleh iman yang dipelihara di relung hatinya yang paling dalam, dan dijadikan panglima dalam menghadapi realitas kehidupan.
Pada intinya kualitas kepribadian ditentukan oleh iman yang terpelihara di dalam hati, menahan segala godaan yang ada di depan mata. Mungkinkah kita termasuk orang yang mengalami kerusakan iman Karena cinta dan iman kita biarkan menuruti nafsu.
http://tiyaraepradiktas.blogspot.com/2011/04/hasrat.html

10 Kepribadian yang disuka

Teman sejati adalah tempat berbagi dalam segala hal. Namun kita pasti memikirkan bagaimana cara agar sahabat kita menyukai kepribadian kita. Berikut ini adalah 10 kepribadian yang di sukai siapa saja :
1.       Ketulusan adalah sifat yang banyak disukai semua orang, karena keulusan dapat membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena ia yakin tidak akan dibohongi. Orang yang tulus akan selalu mengatakan dan melakukan kebenaran, tidak suka mengada-ada, berpura-pura apalagi mencari-cari alasan/memutar balikan fakta.
2.       Rendah Diri bukan kelemahan namun justru kekuatan karena hanya orang yang kuat jiwanya yang dapat bersikap rendah hati. Orang yang rendah hati dapat mengakui dan menghargai keunggulan seseorang.
3.       Kesetiaan rasanya saat ini sudah menjadi langka dan sangat mahal harganya. Orang yang setia selalu bisa di percaya dan diandalkan dia selalu menepati janjinya, memiliki komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.
4.       Bersikap Positif selalu berusaha melihat segala sesuatu secara positif bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Selalu membicarakan kebaikan daripada keburukan, lebih suka membicarakan harapan daripada keputusasaan, lebih suka memuji dan berusaha mencari solusi dari masalah yag dihadapi.
5.       Ceria tidak selalu harus di ekspresikan dengan wajah dan tubuh tetapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan.
6.       Bertanggung Jawab kalau melakukan kesalahan berani mengakuinya, melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh, ketika mengalami kegagalan tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan, ketika kecewa dan sakit hati tidak akan menyalahkan siapapun.
7.       Percaya Diri menerima apa adanya yang ada dalam dirinya, menghargai dirinya sendiri maupun orang lain, mudah menyesuaikan diri dengan lingkngan dan situasi yang dihadapi.
8.       Berjiwa Besar tidak membiarkan dirnya dikuasai oleh rasa benci dan pertikaian, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan dan yang terpenting adalah dapat memaafkan kesalahan orang lain.
9.       Easy Going tidak membesar-besarkan masalah yang kecil, tidak suka mengungkit-ungkit masa lalu dan tidak ingin khawatir dengan masa depan.
10.   Empati dapat menjadi pendengar/tempat curhat yang baik dan dapat menempatkan diri pada posisi orang lain, tidak memaksakan pendapat dan kehendaknya, berusaha memahami dan mengerti orang lain.
 
http://tiyaraepradiktas.blogspot.com/2011/04/10-kepribadian-yang-disuka.html
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Terima kasih

Manusia adalah mahkluk sosial yang artinya manusia tidak dapat hidup sendirian, manusia memerlukan orang lain dalam hidupnya. Manusia memiliki kemampuan terbatas, untuk itu manusia tidak dapat mengerjakan segala sesuatunya sendirian.
Dari hubungan tersebut bisanya seseorang mengucapkan terima kasih kepada orang yang sudah menolongnya.
Ucapan terimakasih adalah suatu penghargaan yang tulus ke orang lain dan tidak dapat kita nilai dengan uang. Namun walaupun mengucapkan terima kasih adalah hal yang sangat sederhana kenyataanya tidak semua orang mau melakukannya.
Untuk diri saya pribadi, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Tuhan.YME atas segala nikmatnya, kepada kedua orang tua saya atas segala kasih sayang yang telah diberikan dan kepada para sahabat saya yang telah membuat hidup saya lebih indah.Semoga hubungan kita terus berjalan dengan baik, selalu setia dan tolong-menolong agar ucapan teri makasih ini selalu ada sampai kapanpun.
http://chanwr93.blogspot.com/2011/05/terima-kasih.html

Maaf

Maaf, kata ini sangat sederhana namun mempunyai makna yang luar biasa. Tidak semua orang bisa mengucapkannya apalagi diucapkan dengan ketulusan dan keikhlasan. Umumnya kata ini diucapkan bagi orang yang telah membuat kesalahan terhadap orang lain, namun kata ini juga dapat diucapkan untuk mencairkan susanan perselisihan.
Kata maaf ingin saya sampaikan kepada semua orang yang telah mengisi hidup saya, maaf atas lisanku, perbuatanku, dan sikap egoisku.
Jangan pernah takut atau malu untuk mengucapkan kata maaf, karena jika kita mampu mengucapkannya dengan tulus dan ikhlas berarti kita telah melakukan hal yang benar dan hal tersebut merupakan perbuatan yang berjiwa besar.
 http://chanwr93.blogspot.com/2011/05/maaf.html

Syukur

Syukur adalah perasaan dimana sesorang ikhlas, dewasa, dan berusaha menikmati sesuatau yang telah terjadi dan ia miliki di dunia ini. Bersyukur dapat diwujudkan dalam bentuk perkataan, tindakan dan yang paling penting bersyukur dari hati. Semua yang ada dan terjadi di dunia ini tidak selalu sesuai dengan apa yang kita harapkan, untuk itu kita perlu bersyukur. Jika kita mau bersyukur atas nikmat yang ada didunia ini, maka Tuhan.YME akan memberikan nikmat yang lebih banyak lagi.
Selalu mau melihat orang-orang yang memiliki keadaan dan takdir hidup yang kurang beruntung dan merenungi hal itu adalah salah satu cara agar kita mau selalu bersyukur.
Semoga setelah membaca tulisan yang singkat ini, para pembaca mendapatkan hal yang positif dan mau lebih bersyukur lagi.
http://chanwr93.blogspot.com/2011/05/syukur.html