Rabu, 01 Juni 2011

3 resiko menjadi mahasiswa

RESIKO AKADEMIS:1. Nilai atau IPK kecil
Karena pelajaran saat kuliah mulai sulit dan kita tidak siap menghadapinya, bisa menyebabkan nilai kita kecil, untuk itu kita harus lebih banyak belajar dan bertanya agar kita memahami pelajaran tersebut.
2. Banyak tugas
Dosen biasanya juga mengambil nilai tugas, sehingga kita mendapatkan banyak tugas, untuk itu kita jangan menunda untuk mengerjakan tugas dan agar tidak lupa sebaiknya kita menyediakan buku khusus untuk mencatat tugas dan deadlinenya.
3. Ketinggalan informasi
Saat kuliah berbagai informasi akademis maupun non akademis biasanya diberitahukan secara online melalui website universitas ataukita harus mencaritahu sendiri, untuk itu kita harus aktif mencaritahu atau bertanya agar update informasi.

RESIKO PERGAULAN:

1. Pergaulan negatif
Ketika menjadi seorang mahasiswa kita akan memasuki tahap peralihan, di SMA yang biasanya penuh dengan peraturan kini beralih menjadi lebih bebas, selain itu ada jiga mahasiswa yang tinggal di tempat kost. Akibat peralihan dan peraturan yang lebih bebas ini bisa menyebabkan kita salah bergaul dan nantinya akan mengarah ke pergaulan negatif seperti narkoba dan sex bebas, untuk menanggulanginya kita harus pintar dalam mencari teman dan bergaul, harus bisa menjaga diri dan yang paling utama adalah selalu beribadah dan dekat kepada Tuhan YME agar iman dan pendirian kita kuat sehingga tidak mudah terpengaruh hal-hal yang negatif.

RESIKO KESEHATAN:

1. Daya tahan tubuh lemah
Akibat jadwal yang padat dan tugas yang banyak biasanya menyebabkan mahasiswa mengalami pola makan tidak teratur dan kurang tidur sehingga daya tahan tubuh menjadi lemah dan gampang sakit, untuk menanggulanginya mahasiswa disarankan untuk bisa membagi waktu untuk mengerjakan tugas dan istirahat, selain itu harus dibarengi dengan asupan makanan yang bergizi.

Tenses

RUMUS 16 TENSES

 > Kata Kerja

Kata Kerja adalah bagian inti dari Tenses Bahasa Inggris. Kata kerja atau Verb pada rumus-rumus Tenses di blog ini, Kata kerja atau Verb ini sering saya singkat V saja. Jadi kalau V+ing artinya sama dengan Verb+ing, sering juga saya tulis sebagai “Ving” saja agar mudah.
Kata kerja dalam bahasa Inggris ada banyak bentuknya: V1, V2, V3, Ving.
Kata Kerja bentuk 1 atau saya singkat V1, yaitu kata kerja dasar, seperti: drink, go, write, read, participate, learn, study, dan sebagainya. Ada kata kerja bentuk ke 2, sering saya singkat V2. Kata kerja bentuk 3 ya V3. Serta Kata Kerja bentuk ING atau saya singkat Ving. Bagaimana cara menggunakan bentuk-bentuk kata kerja tersebut? Ada di masing-masing pelajaran Tenses Bahasa Inggris.
Perubahan Bentuk Kata Kerja
Perubahan bentuk Kata Kerja bentuk 1 (V1) ke bentuk kedua (V2) dan bentuk ke 3 (V2) ada yang beraturan (ada rumusnya) dan ada juga yang tidak beraturan (tidak ada rumusnya). Wah memamg inilah yang membuat bahasa Inggris ini menjadi rumit bagi kita orang Indonesia, haha.
Kata Kerja Beraturan (Regular Verb):
Artinya ya mempunyai keteraturan bentuknya, ada rumusnya misalnya ditambah “D” atau “ED” seperti: live – lived – lived, play, played, played.
Walaupun ada aturannya tetapi aturan perubahan tersebut masih ada beberapa. Daftar kata kerja beraturan ini pun panjang sekali. Saya sarankan Anda mempunyai buku Grammar Bahasa Inggris walaupun yang kecil dan sederhana, biasanya ada di sana. Memang Anda mau menulsinya disini satu per satu?.
Kata Kerja TIDAK Beraturan (Irregular Verb):
Misalnya kata kerja “drink” berturut-turut untuk bentuk ke 1 sampai 3: drink-drank-drunk. Satu contoh lain lagi: break-broke-broken
Masih ingat V1, V2, V3 dan Ving? Jangan lupa apa itu artinya ya, karena akan sering dipergunakan dalam setiap  tenses bahasa inggris

1. Present Tense (Waktu Sekarang)

a. Simple Present Tense (Waktu Sekarang Sederhana)

Rumus :
+ } S + V1 + O/C
- } S + Do/does + not + V1 + O/C
? } Do/does + S + V1 + O/C
Example :
+ } Sisca Reads book everyday
- } Sisca does not Read book everyday
? } does Sisca Read book everyday
Yes He does / No He does not (doesn’t)
For I, We, You, They = do
He, She, It = Does
Contoh kalimat :
(+) She is a new people here.
(+) He plays football every morning
(-) She isn’t a new people here.
(-) He does not playing football every morning.
(?) Is she a new people here?
(?) How playing football every morning?

b. Present Continuous Tense (Waktu Berlangsung Sekarang)
Menerangkan suatu perbuatan yabg sedang berlangsungpada waktu sekarang.

Rumus :
+ } S + Be + V1 + ing + O/C            >>           + } They are playing badmintoon now
- } S + Be + not + V1 + ing + O/C >>           – } They are not playing badmintoon now
? } Be + S + V1 + ing + O/C            >>           ? } Are they palaying badmintoon now ?
Yes They are / no they are not
For I = am
They, we, you = are
He, She, It = Is
Contoh dalam kalimat :
(+) He is playing badminton now
(-) He isn’t playing badminton now.
(?) Is he playing badminton now.

c. Present Perfect Tense (Waktu Sempurna Sekarang)

Rumus :
subject+auxiliary verb+main verb
Contoh :
(+) you have eaten mine.
(-) she has not been to Rome
(?) have you finished?

d. Present Perfect Continuous Tense (Waktu Berlangsung Sempurna Sekarang)

Rumus :

(+): S + have/has + been + Ving
(-): S + have/has + not + been + Ving
(?): Have/has + S + been + Ving
Contoh :
(+) She has been going to Malang since evening.
(+) We have been riding a horse for three days
(-) She hasn’t been going to Malang since evening.
(-) We haven’t been riding a horse for three days.
(?) Has she been going to Malang ?
(?) Have He been riding a horse for three days ?


2. Past Tense (Waktu Lampau)

a. Simple Past Tense (Waktu Lampau Sederhana)

Rumus :
+} S+Be+Was/Were+O/C
-} S+Be+Was/Were+not+O/C
?} Be+Was/Were+ S+O/C
Example :
+} We were at school yesterday
-} We were not at school yesterday
?} were we at school yesterday ?
For I, He, She, It = Was
They, we, you = were
Contoh :
(+) I saw a good film last night
(+) He came here last month
(-) I saw not a good film last night
(-) He came not last month
(?) Saw I a good film last night
(?) Came He here last month

b. Past Continuous Tense (Waktu Berlangsung Lampau)

Rumus :
(+): S + was/were + Ving
(-): S + was/were + NOT + Ving
(?): Was/Were + S + Ving
Contoh :
(+) He was watching television all afternoon last week
(+) They were talking about sport when I met him
(-) He wasn’t watching television all afternoon last week
(-) They weren’t talking about sport when I met him
(?) Was He watching television all afternoon last week
(?) Were they talking about sport when I met him

c. Past Perfect Tense (Waktu Sempurna Lampau)

Rumus :
subject+auxiliary verb HAVE+main verb
(+): S + had + V3
(-): S + had + not + V3
(?): Had + S + V3
Contoh :
(+) When my brother arrived , I had painted my motor cycle
(+) The ship had left before I arrived
(-) When my brother arrived , I hadn’t painted my motor cycle
(-) The ship hadn’t left before I arrived
(?) Had I my motor cycle , when my brother arrived ?
(?) Had the ship left before I arrived?

d. Past Perfect Continuous Tense (Waktu Berlangsung Sempurna Lampau)

Rumus :
subject+auxiliary verb HAVE+auxiliary verb BE+main verb
Contoh :
(+) They had been living there for two month
(+) When they washed my drees , your father had been playing badminton
(-) They hadn’t been living there for two month
(-) When they washed my dress , your father hadn’t been playing badminton
(?) Had they been living there for two month?
(?) When they washed my dress , had your father been playing badminton ?


3. Future Tense (Akan Datang)

a. Simple Future Tense (Waktu Akan Datang Sederhana)

Rumus :
subject+auxiliary verb WILL+main verb
Contoh :
(+) I will visit to yogyakarta tomorrow.
(+) he will met girl friend by seven o’clock
(?) Will he go to America next month?
(+) President shall at Nederland the day after tomorrow.
(-) President shall not at Nederland the day after tomorrow.
(?) Shall President at Nederland the day after tomorrow?

b. Future Continuous Tense (Waktu Berlangsung Akan Datang)

Rumus :
subject+auxiliary verb WILL+auxiliary verb BE+main verb
Contoh :
(+) I will be writing a comic.
(+) I will be studying tomorrow night.
(-) I will not writing a comic.
(-) I will not be studying tomorrow night.
(?) Will I be writing a comic ?
(?) Will I be studying tomorrow night ?

c. Future Perfect Tense (Waktu Sempurna Akan Datang)

Rumus :
subject+auxiliary verb WILL+auxiliary verb HAVE+main verb
Contoh :
(+) Iwill havefinishedby 10am.
(+) Youwill haveforgottenme by then.
(-) Shewillnothavegoneto school.
(-) Wewillnothaveleft.
(?) Willyou havearrived?
(?) Willthey havereceivedit?

d. Future Perfect Continuous Tense (Waktu Berlangsung Sempurna Akan Datang)

Rumus :
subject+auxiliary verb WILL+auxiliary verb HAVE+auxiliary verb BE+main verb
Contoh :
(+) I will have been reading a news paper.
(+) He will have been listening music.
(-) I will haven’t been reading a news paper.
(-) He will haven’t listening a music.
(?) Will I have been riding a news paper ?
(?) Will He have listening a music ?


4. Past Future Tense (Akan Datang Di Waktu Lampau)

a. Past Future Tense (Waktu Akan Datang Di Waktu Lampau)

Rumus :
Positif: S + would + V1
Negatif: S + would + not + V1
Tanya:  Would + S + V1
Contoh :
(+) He would come if you invited him.
(+) They would buy a home the previous day.
(-) He wouldn’t come if invited him.
(-) They wouldn’t buy a home the previous day.
(?) Would He come if invited him ?
(?) Would they buy a home the previous day ?

b. Past Future Continuous Tense (Waktu Akan Sedang Terjadi Diwaktu Lampau)

Rumus :
Positif: S + would + be + Ving
Negatif: S + would + not + be + Ving
Tanya: Would + S + be + Ving
Contoh :
(+) I should be swimming at this time the following day.
(+) I shall be sliping at 10 o’clock tomorrow.
(-) I shouldn’t be swimming at this time the following day.
(-) I shalln’t be sleeping at 10 o’clock tomorrow.
(?) Shall I be swimming at this time the following day ?
(?) Shall I be sleeping at10 o’clock tomorrow ?

c. Past Future Perfect Tense (Waktu Akan Sudah Selesai Di Waktu Lampau)

Rumus :
Positif: S + would + have + V3
Negatif: S + would + not + have + V3
Tanya: Would + S + have + V3
Contoh :
(+) He would have graduated if he had studies hard.
(+) Nonok will have studied moth by the end of this week.
(-) He wouldn’t have gone if he had met his darling
(-) Nonok will have not studied month by the end of this week
(?) Would He have gone if he had met his darling ?
(?) Will Nonok have studied month by the end of this week ?

d. Past Future Perfect Continuous Tense
(Waktu Yang Sudah Sedang Berlangsung Pada Waktu Lampau)

Rumus :
Positif: S + would + have + been + Ving
Negatif: S + would + not + have + been + Ving
Tanya: Would + S + have + been + Ving
Contoh :
Rianawati would have been speaking English for two years
(+) Mrs. Anisa Munif would have been walking here for seventeen years
(+) Rianawati would have been speaking English for two years
(-) Mrs. Anisa Munif wouldn’t have been walking here for seventeen year
(-) Rianawati wouldn’t have been speaking English for two years
(?) Would Mrs. Anisa Munif have been walking here for seventeen years?
(?) Would Rianawati have been speaking English for two years?
http://nataliaapriliana.blogspot.com/2011/05/tenses.html

Semoga

Umumnya kesejahteraan sulit untuk dicapai,umumnya untuk menjadi sejahtera harus berpendidikan tinggi, hidup berkecukupan dengan orang tua, lingkungan sosial yang ideal. Banyak orang yang mengatakan tanpa materi, hidup akan jauh dari sejahtera. Upaya untuk mendapatkan materi banyak mendapatkan hambatan seperti status sosial, ekonomi dan pendidikan. Untuk mencapai jabatan tertentu memerlukan status-status pendidikan tertentu pula.Padahal untuk mencapai tingkat pendidikan itu dibutuhkan upaya yang ekstra, dimana mayoritas dari masyarakat hal itu jelas menyulitkan.

            Di saat orang-orang meraih jabatan, merasakan kenikmatan hidup, mereka yang status sosialnya berada diatas tengah melonggarkan celana tak mampu mengikat ikat pinggang karena perut buncitnya sementara disisi lain banyak orang terutama tingkat bawah semakin mengencangkan ikat pinggang di tubuh mereka yang kerempeng, mereka harus menelan pil pahit kehidupan tanpa bisa apa-apa. Karena ulah orang atas yang pintar ber-money politic, menghalalkan segala cara karena silaunya mereka tehadap materi/harta.
            Kebutuhan untuk hidup layak semakin menjadi angan-angan belaka bagi orang-orang tidak mampu. Dalam pesta demokrasi menjadi tempat kaum elite untuk membusungkan dada, berdiri tegak , tertawa di atas penderitaan orang-orang yang merasakan getir kehidupan. Mungkinkah kehidupan ini akan berjalan maju menjadi lebih baik, menyenangkan mereka yang kurang beruntung? SEMOGA  saja.
http://nataliaapriliana.blogspot.com/2011/05/semoga.html

Asa

Leburkan egomu,
Leburkan keangkuhanmu,
Leburkan segala kesombonganmu
Jadilah lembut selembut dan sejernih air
Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan
Pasti kau tidak akan jenuh, tidak akan bosan
Pasti kau merasakan kedamaian,
Kau akan merasakan kehidupan
Itulah rahasia kehidupan,
Itulah kunci kebahagian,
Itulah jalan menuju ketenangan

Jika

ika alam dapat berbicara
Mungkin ia akan melontarkan kekesalannya
Karena ia tak lagi mendapatkan keramahan
Hanya gedung-gedung pencakar langit yang terlihat
Asap hitam tebal yang menyesakan para penghuninya
Tak ada lagi kekaguman yang hijau
Yang sedap dipandang
            Jika…………..
            Keelokan dan kemewahan yang liptis
            Hanya untuk memanipulasi keinginan menjadi kebutuhan
            Mungkin menjadi syarat
            Akan penampilan dan kemasan yang elok
            Untuk membungkus isi alam ini
            Agar tetap utuh dan menarik
            Seperti perempuan cantik
            Yang membutakan hati pria

Syukur

Bersyukur karena telah di lahirkan
Bersyukur karena telah di beri kehidupan
Karena memang kehidupan adalah anugerah yang harus kita terima
Kewajiban untuk di jalankan, Untuk dinikmati
Hidup adalah tantangan untuk di hadapi, Pertandingan yang harus di menangkan.
Menjalani hidup dan selalu bersyukur
Seperti menyanyikan lagu dan mengalunkan tubuh untuk menari
Seperti teta-teki yang harus di tebak
Hidup terlalu indah untuk kita nikmati
Kagumilah keindahannya dan bagikanlah rasa kasih
Hidup adalah tugas, tantangan, permainan dan impian agar menjadi kenyataan

Adjective Clause

Adjective Clause digunakan untuk memberi keterangan, identitas, dan informasi lain
kepada kata benda(Ante ce de nt). Dalam struktur Adjective Clause ditandai dengan
Relative Pronoun, yaitu: who, whom, whose, which, when, where, why, dan
that.
Who
digunakan untuk orang dalam posisi subjek (human as subject).
Whom
digunakan untuk orang dalam posisi objek (human as object).
Which
digunakan untuk benda, baik dalam posisi subjek atau objek (non-human as
subject/object).
That
digunakan sebagai subtitusi who, whom, atau which.
Whose
digunakan untukkepem ilika n.
When
digunakan untukwakt u.
Why
digunakan untukseba b.
Contoh :
My English teacher is the manwho Is standing near the pillar.
The housewher e I live is being rdwvated.
Adjective clause dibagi menjadi dua macam, yaitu:
1. Important (defining) adjective clause, yaitu adjective clause yang merupakan
informasi penting bagiante ce de nt.
2. Unimportant (undefining) adjective clause, yaitu adjective clause yang
merupakan informasi yang tidak penting bagiante ce de nt .
Contoh :
Important
Bob's brother that (who) lives in New York is an actor.
Meaning
Bob has more than one brother.
Unimportant
Bob's brother,who lives in New York is an actor.
Meaning
Bob has only one brother.
Catatan :
Dalam important adjective clause, relative pronoun, seperti: who, whom, which
dapat digantikan dengan that; sedangkan dalam unimportant adjective clause
tidak.